Kamis, 05 Agustus 2010
Eksport Data Bag. II
Dan ini adalah listing nya..
unit Unit1;
interface
uses
Windows, Messages, SysUtils, Variants, Classes, Graphics, Controls, Forms,
Dialogs,comobj, StdCtrls, DB, DBTables, Grids, DBGrids;
type
TForm1 = class(TForm)
DataSource1: TDataSource;
DBGrid1: TDBGrid;
Table1: TTable;
Excel: TButton;
procedure ExcelClick(Sender: TObject);
private
{ Private declarations }
XlApp, XlBook, XlSheet, XlSheets, Range,chat : Variant; // Excel 97
WApp, Word : Variant; // Word 97
public
{ Public declarations }
end;
var
Form1: TForm1;
implementation
{$R *.dfm}
procedure TForm1.ExcelClick(Sender: TObject);
var i,x:integer;
Sfile:string;
begin
// buka excel
XlApp := CreateOleObject('Excel.Application');
// tambahkan workbook
XlBook := XlApp.WorkBooks.Add;
// tambahkan worksheet
XlSheet := XlBook.worksheets.add;
//cetak header field dari dbgrid
for i:=0 to dbgrid1.FieldCount-1 do
begin
XlSheet.cells[2,i+1].value:=dbgrid1.columns[i].Title.Caption;
end;
// transfer data ke excel
table1.First;
x:=1;
while not table1.Eof do
begin
for i:=0 to dbgrid1.FieldCount-1 do
begin
XlSheet.cells[2+x,i+1].value:=dbgrid1.Fields[i].Text;
end;
table1.Next;
inc(x);
end;
//menampilkan aplikasi //XlApp.visible:=true;
//script dibawah ini untuk dialog disimpan atau ditampilkan
if MessageDlg('Apakah hasil export ditampilkan..?', mtConfirmation, [mbYes, mbNo], 0) = mrYes then
begin
MessageDlg('Hasil Ditampilkan', mtInformation,
[mbOk], 0);
XlApp.visible:=true;
end
else
//simpan ke file
begin
Sfile:= InputBox('Nama File', 'hasil export', 'c:\hasil.xls');
XlApp.ActiveWorkbook.SaveAs(sfile);
XlApp.visible:=true;
end
end;
end.
Simpel kan....?? Selamat mencoba..
Eksport Data Bag. I
uses
Windows, Messages, SysUtils, Variants, Classes, Graphics, Controls, Forms,
Dialogs, StdCtrls, ComCtrls,ComObj;
procedure TForm1.Button2Click(Sender: TObject);
var
xlapp, xlbook,XlSheet: OLEVariant;
baris,kolom,x,y:integer;
begin
xlapp := CreateOLEObject('Excel.Application');
xlbook := xlapp.Workbooks.Add;
XlSheet := XlBook.worksheets.add;
xlapp.Visible := True;
baris:=ListView1.Items.Count;
kolom:=3; // jumlah kolom listview
{Cetak judul kolom}
for x:=1 to 3 do
XlSheet.Cells[1,x].value:= ListView1.Columns[x-1].Caption;
for y:=0 to baris-1 do
for x:=1 to kolom do
begin
begin
if x=1 then
{cetak kolom pertama}
XlSheet.Cells[y+2,x].value := ListView1.Items.Item[y].Caption
else
{cetak kolom kedua dan seterusnya}
XlSheet.Cells[y+2,x].value := ListView1.Items.Item[y].SubItems[x-2];
end;
end;
end;
Selasa, 02 Februari 2010
Membuat Virus / Worm dengan Delphi
Delphi tidak bisa untuk membuat virus? well, itu asumsi salah, karena delphi adalah bahasa pemrograman sebagaimana visual basic, yang sering digunakan oleh pembuat virus.
Apakah delphi cocok digunakan untuk membuat virus? well, saya kira, jika ukuran virus menjadi isu utama, mungkin visual basic lebih cocok, karena memproduksi file executable lebih kecil. Jika daya hidup virus lebih utama saya pikir delphi lebih cocok untuk membuat virus, walau Anda tidak dapat menggunakan teknik pemrograman biasa jika hendak membuat virus.
Umumnya, aplikasi yang dibuat oleh developer Delphi adalah aplikasi window dengan banyak operasi drag and drop komponen dan form-form. Namun program yang hendak kita buat adalah malcode, dimana ukuran file menjadi isu penting. Dalam pembuatan aplikasi windows, Delphi adalah salah satu yang terbaik (atau dalam kacamata saya, terbaik, tanpa kata ‘salah satu’ J) dari sisi kemudahan dan konsistensi, namun menghasilkan ukuran file executable yang lebih besar daripada bahasa sejenis yang paling sering digunakan untuk membuat virus, yakni Visual Basic. Kita akan meninggalkan kemudahan fasilitas yang ditawarkan IDE Delphi demi optimasi file executable malcode yang kita buat.
Banyaknya virus/worm lokal yang dibuat dengan Visual Basic dan jarang dibuat dengan Delphi, tidak berarti bahwa Visual Basic lebih baik atau lebih canggih daripada Delphi, masing-masing bahasa mempunyai kelebihan dan kekurangan.
Visual Basic mempunyai statement ‘sakti’ On Error Resume Next yang bermakna, “jika terjadi kesalahan dalam code yang dieksekusi saat ini, abaikan, dan lanjutkan untuk mengeksekusi baris code berikutnya”, dengan demikian, jika misalkan terdapat kesalahan pemrograman dalam tubuh virus/worm, Windows tidak menampilkan pesan error sama sekali, hal ini sangat meningkatkan tingkat ketersembunyian malcode yang dibuat dalam bahasa Visual Basic. Sangat tidak lucu, jika keberadaan virus yang seharusnya stealth, tiba-tiba karena bug dalam tubuhnya, memunculkan pesan error sehingga dengan mudah keberadaanya diketahui.
File executable yang dihasilkan oleh compiler Visual Basic relatif lebih kecil daripada Delphi. Hal ini disebabkan Windows secara default telah menyediakan library-library yang dibutuhkan aplikasi yang dibuat dengan Visual Basic, sehingga compiler tidak perlu membundelnya dalam file executable. Anda bebas menggunakan komponen Active X dan Form standar, file executable yang dihasilkan oleh compiler Visual Basic tetap kecil karena tidak berdiri sendiri. Hal ini merupakan kelebihan sekaligus kelemahan yang paling fatal dari semua virus yang dibuat dengan Visual Basic. Sebagai contoh dari hal yang sudah banyak diketahui, bahwa file executable Visual Basic 6 selalu membutuhkan msvbvm60.dll (Microsot Visual Basic Virtual Machine)agar bisa dieksekusi. Bagaimana jika penjinak virus menghapus atau merename msvbvm60.dll ? Karena kelemahan yang sangat mendasar inilah, hampir semua malcode yang dibuat selalu berusaha untuk melindungi file msvbvm60.dll dari serangan virus/worm hunter. Dan terdapat teknik menarik untuk menangani ketergantungan terhadap msvbvm60.dll ini.
File executable Delphi umumnya tidak bergantung pada library yang spesifik. Compiler Delphi telah membundel library yang dibutuhkan dalam file executable. Hal ini membuat file .exe aplikasi Windows yang dibuat dengan Delphi relatif jauh lebih besar daripada aplikasi yang dibuat dengan Visual Basic. Namun point terpenting disini, file executable Delphi lebih mandiri, dan kelemahan umum pada malcode Visual Basic, tidak dijumpai pada malcode Delphi. Lalu bagaimana dengan ukuran file exe malcode Delphi besar? Hal ini dapat disiasati dengan meninggalkan pemrograman berbasis window dan beralih ke modus console saat kita memprogram malcode.
Jadi memprogram virus dengan Delphi lebih sulit? Tidak juga. Virus atau worm windows tidak lebih dari sekedar permainan registry dan Windows API. Delphi telah menyediakan unit berisikan function-function siap pakai untuk mengakses Windows API dan registry. Dengan demikian Anda tidak perlu mengimport secara langsung function-function API dari library Windows ketika hendak menggunakannya(suatu hal yang mesti harus Anda lakukan jika Anda menggunakan Visual Basic). Selain itu, seandainya pun Anda tidak ingin berjibaku menggunakan modus console, ukuran malcode Delphi sebesar sekitar satu megabyte (sebelum dikompres dengan UPX) tidak ada artinya jika memang target media penyebarannya adalah flashdisk.
Berikut ini source code virus / worm yang dibuat dengan delphi.
DOWNLOAD:
MIRROR #2: http://rapidshare.com/files/14260633...n_ltt.rar.html (RAPIDSHARE)
MIRROR #3:http://vx.netlux.org/delphi/Delphi%20Virus%20Source%20Collection%20by%20Positr on.rar
(POSITRONS SITE)
Waduh, Virus Delphi Mematikan Serang Windows
Peneliti dari perusahaan antivirus Sonicwall, juga beberapa vendor lainnya, termasuk Sophos, telah menemukan virus mematikan terbaru. Selasa (18/08) kemarin, mereka menemukan virus Win32.Induc yang ditulis untuk menginfeksi aplikasi yang dibangun menggunakan bahasa pemrograman Delphi. Hal tersebut disampaikan oleh Nick Bilogorskiy, manager peneliti dari Sonicwall. Sementara itu, bahasa Delphi sendiri biasanya digunakan untuk membuat aplikasi yang dijalankan di Windows, termasuk aplikasi database.Menurut Bilogorskiy, ketika program buatan Delphi yang sudah terinfeksi, maka virus akan menyebarkan file executable-nya (.exe) sendiri seperti yang ada di source code-nya. Jika dalam komputer ditemukan instalasi berbasis Delphi, maka program tersebut akan mencoba menulis code ke SysConst.pas, yang kemudian di-compile ke SysConst.dcu (setelah menyimpan copy-an file SysConst.dcu aslinya ke SysConst.bak). File SysConst.dcu baru yang terinfeksi kemudian akan menambah code W32/Induc-A secara otomatis ke setiap file Delphi yang baru, yang kemudian akan di-compile oleh system.
Borland Satukan Banyak Software
Borland telah merilis framework untuk menempatkan tool management pada proses pengembangan software. Ide dari Borland adalah untuk menyediakan kemampuan bagi para stakeholder bisnis, pengembang, project manager, dan eksekutif software ke dalam proses pengembangan.
Pengumuman Borland Management Solutions ini telah membantu sebuah perusahaan tool pengembangan di Santa Cruz, California. Pengembangan software management ini muncul setelah Delphi dan Turbo Pascal, namun belum jelas bagaimana pengembangan tersebut diterjemahkan dalam management layer di atas beberapa bantahan mengenai proses konstruksi kodenya.
“Kami ingin mentransform software, yang tidak memiliki track record terbaik, ke dalam proses bisnis management. Ini seperti sistem tracking FedEx untuk proyek IT.”, kata Rick Jackson, senior VP Borland. Dengan kata lain, Borland mengklaim bahwa pihaknya dapat mengukur dan memonitor proses pengembangan software tesebut yang tidak diduga sebelumnya. Framework tersebut akan menjadi tool pengembangan dan akan melebihi aplikasi produk lifecycle management yang ada di Borland, seperti Caliber atau tool model visual, Together.
Tool management telah disebarkan ke situs pelanggan yang cukup besar dan proses pengembangan dalam internal Borland. Chuck Maples, VP dari bagian pengembangan aplikasi dari Borland, mengatakan pihaknya akan menilai proyek pengembangan framework ini dengan melihat kinerja tim dan meminta statistic progress mereka, sehingga mungkin akan memakan waktu hingga dua mingu untuk mendapatkan semua informasi. Hal inilah yang menyebabkan framework untuk penyatuan informasi dan management pengembangan software ini belum memiliki harga pasti.
Kamis, 07 Januari 2010
Mengecek Keberadaan File
Rumus fungsi:
FileExists(const FileName:string):boolean.
langkah pertama : letakan Button dan Edit di dalam Form
Langkah kedua: isikan program dengan listing program di bawah ini
Procedure Tfrom.Button1Click(Sender:TObject);
begin
if Edit1.Text = ' ' then
ShowMessage('isikankan nama file yang dicari')
else
begin
if FileExits(Edit1.Text) = true then // jika ada
ShowMessage('file " ' +Edit1.Text + ' " ada. ')
else // Jika tidak ada
showMessage('File " ' +Edit1.Text + ' " tidak dtemukan. ');
end;
end;
langakh ketiga : Klik Run
Selamat mecoba
Mengubah Background Toolbar Windows Explorer dgn Gambar Bitmap
Pada Fom rancang 2 Button dan poperty Dialog dengan mengambil OpenPictureDialog, dan juga EditText
Ini Listing program selengkapnya
Procedure Tform1.Button1Click(Sender:TObject);
begin
if OpenPictureDialog1.Execute then
Edit1.Text:=OpenPicutreDialog1.FileName;
end;
Procedure Tfrom1.Button2Click(Sender:TObject);
var Register:Tregister;
begin
Register:=Tregister.create;
Register.RootKey:=HKEY_CURRENT_USER;
try
try
Register.OpenKey('\Software\Microsoft\Internet Explorer\'+ 'Toolbar',True);
Register.WriteString('BackBitmapShell',Edit1.Text);
ShowMessage('Berhasil mengubah background toolbar'+#13+'Untuk melihat hasilnya,buka'+
' "Windows Explorer" baru.');
Except on ERegistryException do
ShowMessage('Gagal mengubah background toolbar explorer');
end;
Finally
Register.CloseKey;
Register.Free;
end;
Selamat mencoba>>>